The Ultimate "WAWAW"
"Orang betawi memang kagak ada matinye."
Memiliki teman seorang keturunan warga betawi rasanya sangat istimewa. Ramah, lugas, dan humoris. Gak ada matinye.
Saya punya seorang teman kuliah, seorang keturunan betawi kebon sirih. Ketua angkatan di jurusan kita, yang saking semangatnya beraktivitas dan bergaul sampai pernah hampir drop out.
Tipikal betawi yang memang humoris membuat dia pernah hampir saja gagal dalam sebuah misi yang penting dalam hidupnya.
Alkisah, dia sedang kesengsem dengan teman satu jurusan. Gadis manis berkulit putih, bertubuh agak montok dan rambut yang keriting telah menawan hatinya.Dengan tingkat keyakinan diri yang tinggi dia mulai melakukan pendekatan. pedekate-lah.
Tipikal metode yang digunakannya adalah tetap mengandalkan humor-humornya yang memang sangat orisinil.
Tapi jangan sebut nama abang kalau tidak bisa menjahilinya.Abang dan beberapa teman yang dipercayanya, melaksanakan misi tantangan rahasia baginya.
Tanpa setahu dia, kami bocorkan semua jokes dan lawakan yang dia punya, sebelum sempat dia menceritakan kepada sang gadis.
Dik, tahu lawakan ini nggak?....
Udah tahu A...(panggilan sayang buat si betawi, Aa. Kami sendiri biasanya menyebutnya babeh.)
Kali lain, sebelum dia mulai menceritakan kepada sang gadis, sang gadis dengan gaya polos lugu malah menceritakan lawakan yang telah dirancang oleh si babeh ini. Pura-pura tidak tahu.
Dik tahu lawakan yang ini nggak?
Udah tahu Aa, dijurusan tadi temen2 pada cerita.
Setelah berkali-kali terbentur pada masalah yang sama tanpa tahu siapa yang membocorkan semua lawakannya, dia pasang strategi.
Kali terakhir dia cerita, dia pancing sang gadis dengan pertanyaan.
Adik tahu tidak dengan metode wawaw?
Nggak Aa...gimana tuh?
Ah yang bener. masa sih nggak tahu....(sinar kemenangan sudah terlihat dimatanya)
Bener Aa...gimana sih....ceritain dong...!
Ya udah. Jadi gini nih...
Dibukanya mulutnya menyiapkan bunyi huruf a.
Disiapkannya telapak tangannya di depan mulutnya.
Ditepuk-tepuknya mulutnya sembari disebutnya huruf a dengan nada datar.
WAWAWAWAWAWAWAW...
gitu dik....
Emang betawi kagak ade matinye...
Salam manis buat Ir.Toha Saleh, Msc dan Ir Marlinda Rusli, teman kuliah, ketua angkatan, teman tongkrongan, teman pecinta alam KAPA FTUI, Kepala salah satu lembaga riset di Fakultas sipil UI, yang telah dikaruniai anak dari perkawinan mereka. Satu dari sedikit putra betawi cerdas yang pernah saya kenal. Maaf kalau bilang sedikit, Beh.
